-
Bimbingan Konseling
Diklat Pendidik Sebaya Angkatan III Kategori Pelajar dan Mahasiwa - Tahun 2012 yang diselenggarakan atas kerjasama UKM PIK STKIP PGRI Tulungagung dan BKKBN Kabupaten Tulungagung. -
FORDIMAPELAR 2012
Tahun 2012, Universitas Madura (Unira) menjadi tuan rumah pelaksanaan Forum Diskusi Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (Fordimapelar) se-Jawa Timur. -
HUT SIK KE-41
Pagi Sabtu 31 Juli 2010, di depan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIK) sekitar jam Sembilan pagi, para siswa, staf, guru, Komite Sekolah, orang tua murid, & para alumni mulai berdatangan memasuki kawasan sekolah untuk menghadiri acara peringatan HUT SIK Ke-41 -
Pembangunan Desa
Perlunya perencanaan keuangan bagi tiap keluarga di desa yang terintegrasi dengan konsultasi dari pihak yang lebih kompeten seperti wakil dari pemerintah daerah, serta professional dari lembaga keuangan. -
ALUMNI SIK
Semoga kedepannya hasil output pendidikan nasional bisa berkontribusi secara nyata di masyarakat. Mewujudkan Generasi Emas Indonesia yang berdaya saing global serta kompeten dalam mengolah local genius.
Artikel Pilihan
-
Walaupun sebenarnya ini sudah berita lama, saya coba "copas" kembali di sini, kan ada yang bilang banyak siswa yang menyalahguna...
-
Pagi Sabtu 31 Juli 2010, di depan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIK) sekitar jam Sembilan pagi, para siswa, staf, guru, Komite Sekolah, or...
-
www.proman5jam.com Berbeda dengan mengendarai mobil relatif minim kecelakaan, serta tidak terkena cuaca secara langsung, baik terik...
Minggu, 31 Agustus 2008
ANAK GAUL JAKARTA (AGJ) DI SIK
ASS.WR.WB!!!
DEMI SEBUAH REVOLUSI YANG BELUM USAI!!!
DAN DEMI LELUHUR KAMI YANG MEMBERI AMANAT!!!
ATAS NAMA PRAJURIT YANG GAGAH PERKASA!!!
YANG MATI SYAHID MENDAHULUI KAMI!!!
AKAN KAMI TERUSKAN PERJUANGANMU!!!
ANAK GAUL JAKARTA (AGJ) DI SIK
Terlebih dahulu, penulis ingin mengajak pembaca untuk memahami apa sebenarnya tujuan penulis membuat artikel ini. Penulis sebenarnya hanya ingin mengungkapkan apa yang ada dibenaknya. Mengutarakan apa yang seharusnya dikatakan. Mengungkapkan apa yang seharusnya dibongkar. Penulis ingin mengajak pembaca supaya menggunakan fikiran dan imajinasinya untuk memahami sepenuhnya isi artikel ini. Sehingga dikemudian hari, tidak ada kesalahpahaman dan gosip-gosip yang berlanjutan. Niat penulis hanya ingin mengutarakan apa yang sebenarnya terjadi di sekolah ini, walau penulis hanya bisa melihat dengan sebatas kacamata seorang pelajar SMA.
Sore itu, penulis sedang menyelesaikan sebuah tugas di sekolah, sehingga harus pulang lebih akhir. Ketika itu, penulis bersama teman-teman sedang berbincang-bincang setelah kami menyelesaikan tugas. Setelah itu , sekitar pukul 5.45 penulis beranjak meninggalkan sekolah.
Jam menunjukkan waktu adalah pukul 6.00 sore.
Ketika itu penulis bertemu dengan seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di lingkugan sekolah, ketika TKI tadi baru saja melihat beberapa orang anak AGJ tadi yang masih mengenakan baju seragam sekolah terlihat merokok di The Mall (Sebuah Mall dekat SIK). Apa kata TKI tadi?
“Eh, kamu ini anak Sekolah Indonesia kan?”
“Lalu, anak itu temanmu kan?” (sambil menunjuk AGJ tadi)
“Kamu tidak malu punya teman begitu? Kamu ini anak Indonesia , duta bangsa di Malaysia, ha?”
“Kami tidak malu? Kamu tidak tahu menjaga nama baik Negara?”
“Kalau begini kelakuan temanmu, bagaimana mau menunjukkan pada Malaysia tentang nama baik Indonesia?”
“Mau kamu dibilang orang Indon?”
“Dasar orang Indon!”
“Lihat anak itu, masih pakai baju seragam sudah berani-berani merokok di tempat umum!”
“Lihat, orang – orang Malysia di sini pada bisik-bisik semua. Mereka menceritakan kejelekan Indonesia!!!”
“Kamu sadar nggak?”
Lalu kujawab :
“Pak, kalau begitu kelakuan mereka, tidak pantas mereka diberi pangkat sebagai duta bangsa, mereka bukan saja telah mempermalukan Sekolah, tetapi Negara. Mereka telah mempermalukan Bung Karno, Bung Hatta, Bung Tomo , dan Jenderal Sudirman dan pejuang nama baik negeri kita. Sekarang, jangan panggil mereka anak Indonesia!!!”
DEMI SEBUAH REVOLUSI YANG BELUM USAI!!!
DAN DEMI LELUHUR KAMI YANG MEMBERI AMANAT!!!
ATAS NAMA PRAJURIT YANG GAGAH PERKASA!!!
YANG MATI SYAHID MENDAHULUI KAMI!!!
AKAN KAMI TERUSKAN PERJUANGANMU!!!
ANAK GAUL JAKARTA (AGJ) DI SIK
Terlebih dahulu, penulis ingin mengajak pembaca untuk memahami apa sebenarnya tujuan penulis membuat artikel ini. Penulis sebenarnya hanya ingin mengungkapkan apa yang ada dibenaknya. Mengutarakan apa yang seharusnya dikatakan. Mengungkapkan apa yang seharusnya dibongkar. Penulis ingin mengajak pembaca supaya menggunakan fikiran dan imajinasinya untuk memahami sepenuhnya isi artikel ini. Sehingga dikemudian hari, tidak ada kesalahpahaman dan gosip-gosip yang berlanjutan. Niat penulis hanya ingin mengutarakan apa yang sebenarnya terjadi di sekolah ini, walau penulis hanya bisa melihat dengan sebatas kacamata seorang pelajar SMA.
Sore itu, penulis sedang menyelesaikan sebuah tugas di sekolah, sehingga harus pulang lebih akhir. Ketika itu, penulis bersama teman-teman sedang berbincang-bincang setelah kami menyelesaikan tugas. Setelah itu , sekitar pukul 5.45 penulis beranjak meninggalkan sekolah.
Jam menunjukkan waktu adalah pukul 6.00 sore.
Ketika itu penulis bertemu dengan seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di lingkugan sekolah, ketika TKI tadi baru saja melihat beberapa orang anak AGJ tadi yang masih mengenakan baju seragam sekolah terlihat merokok di The Mall (Sebuah Mall dekat SIK). Apa kata TKI tadi?
“Eh, kamu ini anak Sekolah Indonesia kan?”
“Lalu, anak itu temanmu kan?” (sambil menunjuk AGJ tadi)
“Kamu tidak malu punya teman begitu? Kamu ini anak Indonesia , duta bangsa di Malaysia, ha?”
“Kami tidak malu? Kamu tidak tahu menjaga nama baik Negara?”
“Kalau begini kelakuan temanmu, bagaimana mau menunjukkan pada Malaysia tentang nama baik Indonesia?”
“Mau kamu dibilang orang Indon?”
“Dasar orang Indon!”
“Lihat anak itu, masih pakai baju seragam sudah berani-berani merokok di tempat umum!”
“Lihat, orang – orang Malysia di sini pada bisik-bisik semua. Mereka menceritakan kejelekan Indonesia!!!”
“Kamu sadar nggak?”
Lalu kujawab :
“Pak, kalau begitu kelakuan mereka, tidak pantas mereka diberi pangkat sebagai duta bangsa, mereka bukan saja telah mempermalukan Sekolah, tetapi Negara. Mereka telah mempermalukan Bung Karno, Bung Hatta, Bung Tomo , dan Jenderal Sudirman dan pejuang nama baik negeri kita. Sekarang, jangan panggil mereka anak Indonesia!!!”
SUSAHNYA JADI ORANG INDONESIA DI MALAYSIA
ASS.WR.WB!!!
DEMI SEBUAH REVOLUSI YANG BELUM USAI!!!
DAN DEMI LELUHUR KAMI YANG MEMBERI AMANAT!!!
ATAS NAMA PRAJURIT YANG GAGAH PERKASA!!!
YANG MATI SYAHID MENDAHULUI KAMI!!!
AKAN KAMI TERUSKAN PERJUANGANMU!!!
SUSAHNYA JADI ORANG INDONESIA DI MALAYSIA
Kejadian tu berawal ketika Yati dan Susi kesulitan mencari kerja di kampung halaman mereka di Jawa Timur. Tante mereka, Yuni mengajak kedua keponakannya itu untuk mengais rezeki di Malaysia sebagai karyawan salon. Sang keponakan pun setuju.
Dengan penuh harap, Yati dan Susi menyimpan seribu mimpi karena mereka dijanjikan akan mendapatkan gaji Rp 5 juta setiap bulan. Namun mimpi berubah sejak malam pertama mereka tiba di Kuala Lumpur. Yati “dijual” kepada lelaki hidung belang dengan harga RM 200 untuk memberikan pelayanan semalam suntuk.
Yati dan Susi memang naas. Selama dua minggu, mereka dijual secara bergantian dari satu lelaki ke lelaki yang lain. Dengan bayaran RM 250 untuk memberikan pelayanan terbaiknya semalam penuh. Bahkan menurut pengkuan Yati, dari salah satu pelanggan yang ia berikan, ia pernah dititipkan sabu-sabu oleh pelanggannya sesuai kesepakatan yang telah dibuat dengan Yuni.
DEMI SEBUAH REVOLUSI YANG BELUM USAI!!!
DAN DEMI LELUHUR KAMI YANG MEMBERI AMANAT!!!
ATAS NAMA PRAJURIT YANG GAGAH PERKASA!!!
YANG MATI SYAHID MENDAHULUI KAMI!!!
AKAN KAMI TERUSKAN PERJUANGANMU!!!
SUSAHNYA JADI ORANG INDONESIA DI MALAYSIA
Kejadian tu berawal ketika Yati dan Susi kesulitan mencari kerja di kampung halaman mereka di Jawa Timur. Tante mereka, Yuni mengajak kedua keponakannya itu untuk mengais rezeki di Malaysia sebagai karyawan salon. Sang keponakan pun setuju.
Dengan penuh harap, Yati dan Susi menyimpan seribu mimpi karena mereka dijanjikan akan mendapatkan gaji Rp 5 juta setiap bulan. Namun mimpi berubah sejak malam pertama mereka tiba di Kuala Lumpur. Yati “dijual” kepada lelaki hidung belang dengan harga RM 200 untuk memberikan pelayanan semalam suntuk.
Yati dan Susi memang naas. Selama dua minggu, mereka dijual secara bergantian dari satu lelaki ke lelaki yang lain. Dengan bayaran RM 250 untuk memberikan pelayanan terbaiknya semalam penuh. Bahkan menurut pengkuan Yati, dari salah satu pelanggan yang ia berikan, ia pernah dititipkan sabu-sabu oleh pelanggannya sesuai kesepakatan yang telah dibuat dengan Yuni.
Kamis, 24 Juli 2008
KESALAHAN DALAM MENDIDIK ANAK
Karena rakyat Indonesia sejak dini sudah didoktrin dengan lagu2 yang
tidak bermutu & mengandung banyak kesalahan, mengajarkan kerancuan, dan
menurunkan motivasi.
Mari kita buktikan :
"Balonku ada 5... rupa-rupa warnanya... merah, kuning, kelabu.. merah
muda dan biru ...
meletus balon hijau , dorrrr!!!"
Perhatikan warna-warna kelima balon tsb, kenapa tiba2 muncul warna hijau?
Jadi jumlah balon sebenarnya ada 6, bukan 5 ! -
"Aku seorang kapiten... mempunyai pedang panjang...kalo berjalan
prok..prok.. prok... aku seorang kapiten!"
Perhatikan di bait pertama dia cerita tentang pedangnya, tapi di bait
kedua dia cerita tentang sepatunya (inkonsistensi)
Harusnya dia tetap konsisten, misal jika ingin cerita tentang sepatunya
seharusnya dia bernyanyi : "mempunyai sepatu baja (bukan pedang
panjang)..
kalo berjalan prok..prok.. prok.." nah, itu baru klop!
jika ingin cerita tentang pedangnya, harusnya dia bernyanyi :
"mempunyai pedang panjang...
kalo berjalan ndul..gondal..gandul.. atau srek.. srek.. srek.."
itu baru sesuai dgn kondisi pedang panjangnya!
"Bangun tidur ku terus mandi.. tidak lupa menggosok gigi..
habis mandi ku tolong ibu.. membersihkan tempat tidurku.."
Perhatikan setelah habis mandi langsung membersihkan tempat tidur.
Lagu ini membuat anak-anak tidak bisa terprogram secara baik dalam
menyelesaikan tugasnya dan selalu terburu-buru.
Sehabis mandi seharusnya si anak pakai baju dulu dan tidak langsung
membersihkan tempat tidur dalam kondisi basah dan telanjang!
"Naik-naik ke puncak gunung..
tinggi.. tinggi sekali..kiri kanan kulihat saja.. banyak pohon
cemara..2X"
Lagu ini dapat membuat anak kecil kehilangan konsentrasi,
semangat dan motivasi! Pada awal lagu terkesan semangat akan mendaki
gunung yang tinggi tetapi kemudian ternyata setelah melihat jalanan yg
tajam mendaki lalu jadi bingung dan gak tau mau berbuat apa, bisanya
cuma noleh ke kiri ke kanan aja, gak maju2!
"Naik kereta api tut..tut..tut. . siapa hendak turut ke Bandung .. Sby..
bolehlah naik dengan naik percuma..ayo kawanku lekas naik.. keretaku tak
berhenti lama"
Nah, yg begini ini yg parah! mengajarkan anak-anak kalo sudah
dewasa maunya gratis melulu.
Pantesan PJKA rugi terus! terutama jalur Jakarta-Malang dan> >
Jakarta-Surabaya!
"Di pucuk pohon cempaka..
burung kutilang berbunyi.. bersiul2 sepanjang hari dg tak
jemu2..mengangguk2 sambil bernyanyi tri li li..li..li..li..li.."
Ini juga menyesatkan dan tidak mengajarkan kepada anak2 akan realita yg
sebenarnya. Burung kutilang itu kalo nyanyi bunyinya cuit..cuit.. cuit !
kalo tri li li li li itu bunyi kalo yang nyanyi orang (catatan: acara lagu
anak2 dgn presenter agnes monica waktu dia masih kecil adalah tra la la
tri li li!), bukan burung!
"Pok amé amé.. belalang kupu2.. siang makan nasi, kalo malam minum
susu.."
Ini jelas lagu dewasa dan tidak konsumsi anak2!
Karena yg disebutkan di atas itu adalah kegiatan orang dewasa, bukan anak
kecil.
Kalo anak kecil, karena belom boleh maem nasi, jadi gak pagi gak malem ya
minum susu!
"Nina bobo nina bobo oh nina bobo... kalau tidak bobo digigit nyamuk"
Menurut psikolog: jadi sekian tahun anak2 indonesia diajak tidur dgn
lagu yg penuh nada mengancam.
"Bintang kecil dilangit yg biru..."
(Bintang khan adanya malem, lah kalo malem mang warna langitnya biru?)
"Ibu kita Kartini...harum namanya"
(Namanya Kartini atau Harum?)
"Pada hari minggu..naik delman istimewa kududuk di muka"
(Nah, gak sopan kan..masa duduk di muka??)
"Cangkul-cangkul, cangkul yang dalam, menanam jagung dikebun kita..."
(kalo mau nanam jagung, ngapain dalam-dalam emang mo bikin sumur....
tidak bermutu & mengandung banyak kesalahan, mengajarkan kerancuan, dan
menurunkan motivasi.
Mari kita buktikan :
"Balonku ada 5... rupa-rupa warnanya... merah, kuning, kelabu.. merah
muda dan biru ...
meletus balon hijau , dorrrr!!!"
Perhatikan warna-warna kelima balon tsb, kenapa tiba2 muncul warna hijau?
Jadi jumlah balon sebenarnya ada 6, bukan 5 ! -
"Aku seorang kapiten... mempunyai pedang panjang...kalo berjalan
prok..prok.. prok... aku seorang kapiten!"
Perhatikan di bait pertama dia cerita tentang pedangnya, tapi di bait
kedua dia cerita tentang sepatunya (inkonsistensi)
Harusnya dia tetap konsisten, misal jika ingin cerita tentang sepatunya
seharusnya dia bernyanyi : "mempunyai sepatu baja (bukan pedang
panjang)..
kalo berjalan prok..prok.. prok.." nah, itu baru klop!
jika ingin cerita tentang pedangnya, harusnya dia bernyanyi :
"mempunyai pedang panjang...
kalo berjalan ndul..gondal..gandul.. atau srek.. srek.. srek.."
itu baru sesuai dgn kondisi pedang panjangnya!
"Bangun tidur ku terus mandi.. tidak lupa menggosok gigi..
habis mandi ku tolong ibu.. membersihkan tempat tidurku.."
Perhatikan setelah habis mandi langsung membersihkan tempat tidur.
Lagu ini membuat anak-anak tidak bisa terprogram secara baik dalam
menyelesaikan tugasnya dan selalu terburu-buru.
Sehabis mandi seharusnya si anak pakai baju dulu dan tidak langsung
membersihkan tempat tidur dalam kondisi basah dan telanjang!
"Naik-naik ke puncak gunung..
tinggi.. tinggi sekali..kiri kanan kulihat saja.. banyak pohon
cemara..2X"
Lagu ini dapat membuat anak kecil kehilangan konsentrasi,
semangat dan motivasi! Pada awal lagu terkesan semangat akan mendaki
gunung yang tinggi tetapi kemudian ternyata setelah melihat jalanan yg
tajam mendaki lalu jadi bingung dan gak tau mau berbuat apa, bisanya
cuma noleh ke kiri ke kanan aja, gak maju2!
"Naik kereta api tut..tut..tut. . siapa hendak turut ke Bandung .. Sby..
bolehlah naik dengan naik percuma..ayo kawanku lekas naik.. keretaku tak
berhenti lama"
Nah, yg begini ini yg parah! mengajarkan anak-anak kalo sudah
dewasa maunya gratis melulu.
Pantesan PJKA rugi terus! terutama jalur Jakarta-Malang dan> >
Jakarta-Surabaya!
"Di pucuk pohon cempaka..
burung kutilang berbunyi.. bersiul2 sepanjang hari dg tak
jemu2..mengangguk2 sambil bernyanyi tri li li..li..li..li..li.."
Ini juga menyesatkan dan tidak mengajarkan kepada anak2 akan realita yg
sebenarnya. Burung kutilang itu kalo nyanyi bunyinya cuit..cuit.. cuit !
kalo tri li li li li itu bunyi kalo yang nyanyi orang (catatan: acara lagu
anak2 dgn presenter agnes monica waktu dia masih kecil adalah tra la la
tri li li!), bukan burung!
"Pok amé amé.. belalang kupu2.. siang makan nasi, kalo malam minum
susu.."
Ini jelas lagu dewasa dan tidak konsumsi anak2!
Karena yg disebutkan di atas itu adalah kegiatan orang dewasa, bukan anak
kecil.
Kalo anak kecil, karena belom boleh maem nasi, jadi gak pagi gak malem ya
minum susu!
"Nina bobo nina bobo oh nina bobo... kalau tidak bobo digigit nyamuk"
Menurut psikolog: jadi sekian tahun anak2 indonesia diajak tidur dgn
lagu yg penuh nada mengancam.
"Bintang kecil dilangit yg biru..."
(Bintang khan adanya malem, lah kalo malem mang warna langitnya biru?)
"Ibu kita Kartini...harum namanya"
(Namanya Kartini atau Harum?)
"Pada hari minggu..naik delman istimewa kududuk di muka"
(Nah, gak sopan kan..masa duduk di muka??)
"Cangkul-cangkul, cangkul yang dalam, menanam jagung dikebun kita..."
(kalo mau nanam jagung, ngapain dalam-dalam emang mo bikin sumur....
Rabu, 09 Juli 2008
SYARAT PENGURUS OSIS :
-Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
-Memiliki budi pekerti yang baik dan sopan santun , terhadap orang tua , guru , dan teman
-Memiliki bakat sebagai pemimpin
-Tidak terlibat penggunaan narkoba
-Memiliki kemauan , kemampuan , dan pengetahuan yang memadai
-Dapat mengatur waktu dengan sebaik – baiknya , sehingga pelajarannya tidak terganggu karena menjadi pengurus OSIS
-Pengurus dicalonkan oleh Majlis Perwakilan Kelas
-Tidak duduk di kelas akhir , karena akan menghadapi ujian akhir
-Syarat lain disesuaikan dengan ketentuan sekolah
KEWAJIBAN PENGURUS OSIS :
-Menyusun dan melaksanakan program kerja sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga OSIS
-Selalu menjunjung tinggi nama baik , kehormatan , dan martabat sekolahnya
-Kepemimpinan Pengurus OSIS bersifat kolektif
-Menyampaikan laporan pertanggung jawaban kepada Pembina OSIS dan rembusannya kepada Majlis Perwakilan Kelas pada akhir masa jabatannya
-Selalu berkonsultasi dengan Pembina OSIS
KEWAJIBAN KETUA BIDANG :
-Bertanggung jawab atas seluruh kegiatan bidang yang menjadi tanggung jawabnya
-Melaksanakan kegiatan bidangnya yang telah diprogramkan
-Memimpin rapat di bagian bidangnya
-Menetapkan kebijaksanaan bidang dan mengambil keputusan berdasarkan musyawarah dan mufakat
-Menyampaikan laporan pertanggung jawaban pelaksanaan kegiatan bidangnya kepada Ketua melalui koordinator
-Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
-Memiliki budi pekerti yang baik dan sopan santun , terhadap orang tua , guru , dan teman
-Memiliki bakat sebagai pemimpin
-Tidak terlibat penggunaan narkoba
-Memiliki kemauan , kemampuan , dan pengetahuan yang memadai
-Dapat mengatur waktu dengan sebaik – baiknya , sehingga pelajarannya tidak terganggu karena menjadi pengurus OSIS
-Pengurus dicalonkan oleh Majlis Perwakilan Kelas
-Tidak duduk di kelas akhir , karena akan menghadapi ujian akhir
-Syarat lain disesuaikan dengan ketentuan sekolah
KEWAJIBAN PENGURUS OSIS :
-Menyusun dan melaksanakan program kerja sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga OSIS
-Selalu menjunjung tinggi nama baik , kehormatan , dan martabat sekolahnya
-Kepemimpinan Pengurus OSIS bersifat kolektif
-Menyampaikan laporan pertanggung jawaban kepada Pembina OSIS dan rembusannya kepada Majlis Perwakilan Kelas pada akhir masa jabatannya
-Selalu berkonsultasi dengan Pembina OSIS
KEWAJIBAN KETUA BIDANG :
-Bertanggung jawab atas seluruh kegiatan bidang yang menjadi tanggung jawabnya
-Melaksanakan kegiatan bidangnya yang telah diprogramkan
-Memimpin rapat di bagian bidangnya
-Menetapkan kebijaksanaan bidang dan mengambil keputusan berdasarkan musyawarah dan mufakat
-Menyampaikan laporan pertanggung jawaban pelaksanaan kegiatan bidangnya kepada Ketua melalui koordinator
Kamis, 03 Juli 2008
Kamis, 19 Juni 2008
KEAJAIBAN ANGKA DALAM AL-QURAN
Telah dilakukan satu penelitian oleh Dr.Tariq Al-Suwadin di dalam sebuah bukunya yang berjudul ,”The Series Of Scientific Miracles In Quran” memperlihatkan kepada kita suatu susunan nomer di dalam Al-Quran yang perlu diketahui . Susunan ini bukanlah suatu kebetulan , tetapi ia suatu mukjizat Allah kepada rasul-Nya Muhammad SAW.
Berikut ini adalah jumlah kata yang disebutkan di dalam Al-Quran :
DUNIA : 115 KALI
AKHIRAT : 115 KALI
MALAIKAT : 88 KALI
SYAITAN : 88 KALI
HIDUP : 145 KALI
MATI : 145 KALI
KEUNTUNGAN : 50 KALI
KERUGIAN : 50 KALI
UMMAH : 50 KALI
PENYAMPAI : 50 KALI
IBLIS
(PENGHULU SYAITAN) : 11 KALI
MOHON PERLINDUNGAN
DARI GODAAN IBLIS : 11 KALI
BALA : 75 KALI
BERSYUKUR : 75 KALI
BERSEDEKAH : 73 KALI
BERPUAS HATI : 73 KALI
ORANG YANG SESAT : 17 KALI
ORANG YANG
MENINGGAL DUNIA : 17 KALI
MUSLIMIN : 41 KALI
JIHAD : 41 KALI
EMAS : 8 KALI
KEMURAHAN HIDUP : 8 KALI
KEAJAIBAN : 60 KALI
FITNAH : 60 KALI
ZAKAT : 32 KALI
BERKAT : 32 KALI
MINDA : 49 KALI
NUR : 49 KALI
LIDAH : 25 KALI
SUMPAH : 25 KALI
NAFSU : 8 KALI
KETAKUTAN : 8 KALI
BULAN : 12 KALI
HARI : 12 KALI
LAUTAN : 32 KALI
DARATAN : 13 KALI
*LAUT DAN DARAT = 32 + 13 = 45
Persen laut = 32/45 x 100 =
71.1111111111%
Persen daratan = 13/45 x 100 =
28.888888888889%
Penelitian ilmiah yang dilakukan oleh manusia telah membuktikan bahwa air menutupi 71.111% permukaan bumi dan tanah menutupi 28.889% . Begitulah kebesaran dan keagungan ciptaan Allah SWT.
Berikut ini adalah jumlah kata yang disebutkan di dalam Al-Quran :
DUNIA : 115 KALI
AKHIRAT : 115 KALI
MALAIKAT : 88 KALI
SYAITAN : 88 KALI
HIDUP : 145 KALI
MATI : 145 KALI
KEUNTUNGAN : 50 KALI
KERUGIAN : 50 KALI
UMMAH : 50 KALI
PENYAMPAI : 50 KALI
IBLIS
(PENGHULU SYAITAN) : 11 KALI
MOHON PERLINDUNGAN
DARI GODAAN IBLIS : 11 KALI
BALA : 75 KALI
BERSYUKUR : 75 KALI
BERSEDEKAH : 73 KALI
BERPUAS HATI : 73 KALI
ORANG YANG SESAT : 17 KALI
ORANG YANG
MENINGGAL DUNIA : 17 KALI
MUSLIMIN : 41 KALI
JIHAD : 41 KALI
EMAS : 8 KALI
KEMURAHAN HIDUP : 8 KALI
KEAJAIBAN : 60 KALI
FITNAH : 60 KALI
ZAKAT : 32 KALI
BERKAT : 32 KALI
MINDA : 49 KALI
NUR : 49 KALI
LIDAH : 25 KALI
SUMPAH : 25 KALI
NAFSU : 8 KALI
KETAKUTAN : 8 KALI
BULAN : 12 KALI
HARI : 12 KALI
LAUTAN : 32 KALI
DARATAN : 13 KALI
*LAUT DAN DARAT = 32 + 13 = 45
Persen laut = 32/45 x 100 =
71.1111111111%
Persen daratan = 13/45 x 100 =
28.888888888889%
Penelitian ilmiah yang dilakukan oleh manusia telah membuktikan bahwa air menutupi 71.111% permukaan bumi dan tanah menutupi 28.889% . Begitulah kebesaran dan keagungan ciptaan Allah SWT.




