My Social Media Profile :
  • Bimbingan Konseling

    Diklat Pendidik Sebaya Angkatan III Kategori Pelajar dan Mahasiwa - Tahun 2012 yang diselenggarakan atas kerjasama UKM PIK STKIP PGRI Tulungagung dan BKKBN Kabupaten Tulungagung.
  • FORDIMAPELAR 2012

    Tahun 2012, Universitas Madura (Unira) menjadi tuan rumah pelaksanaan Forum Diskusi Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (Fordimapelar) se-Jawa Timur.
  • HUT SIK KE-41

    Pagi Sabtu 31 Juli 2010, di depan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIK) sekitar jam Sembilan pagi, para siswa, staf, guru, Komite Sekolah, orang tua murid, & para alumni mulai berdatangan memasuki kawasan sekolah untuk menghadiri acara peringatan HUT SIK Ke-41
  • Pembangunan Desa

    Perlunya perencanaan keuangan bagi tiap keluarga di desa yang terintegrasi dengan konsultasi dari pihak yang lebih kompeten seperti wakil dari pemerintah daerah, serta professional dari lembaga keuangan.
  • ALUMNI SIK

    Semoga kedepannya hasil output pendidikan nasional bisa berkontribusi secara nyata di masyarakat. Mewujudkan Generasi Emas Indonesia yang berdaya saing global serta kompeten dalam mengolah local genius.

Artikel Pilihan

Jumat, 17 Agustus 2012

Fordimapelar Jawa Timur - Universitas Madura 2012


Tahun 2012, Universitas Madura (Unira) menjadi tuan rumah pelaksanaan Forum Diskusi Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (Fordimapelar) se-Jawa Timur. Acara tersebut merupakan agenda tahunan yang rutin dilaksanakan dengan kerjasama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) penelitian dan penalaran dari kampus - kampus yang aktif dalam kegiatan ilmiah tersebut. Dengan persiapan dari pantia, yang mayoritas aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) kampus Unira, acara tersebut akhirnya bisa terlaksana dengan lancar. Mulai dari regristrasi peserta sampai serangkaian acara penutup.
Menjadi pusat operasional pilihan panitia dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah Gedung Koperasi Kabupaten Pamekasan yang terletak di selatan alun - alun kota. Sementara itu, kontingen mahasiswa yang hadir mulai dari perwakilan mahasiswa di daerah Madura sendiri, kampus - kampus utama daerah Surabaya, Malang, sampai kontingen terjauh dari UKM IKLIM dari Tulungagung. Walaupun dari daerah yang berbeda pada proses kedatangan panitia bisa mengakomodasikan dengan baik, dimana peserta tersebut mulai berdatangan pada H-1 sebelum acara inti, dngan tujuan peserta lebih siap setelah perjalanan. Beristirahat untuk mempersiapkan diri untuk mengikuti acara dan Lomba Karya Ilmiah.

Sabtu, 28 April 2012, acara dimulai. Pagi hari,  masih bertempat di Gedung Koperasi, kegiatan yang dijadwalkan berlangsung tiga hari tersebut dimulai. Divisi acara memperkenalkan diri dan acara pun ditesmikan oleh perwakilan dari Unira. Langsung, seusai pembukaan dilanjutkan dengan Seminar Ilmiah yang menghadirkan beberapa narasumber dari Unira sendiri. Tema yang dipilih adalah permasalahan lingkungan menuju era industrialisasi. Tema yang dinilai relevan untuk dibahas bersama peserta yang mayoritas peduli lingkungan yang dibuktikan dengan karya - karya ilmiah mereka sebelumnya. Ishoma dan langsung diikuti follow up kegiatan inti yaitu presentasi dari tiap kelompok peserta untuk karya ilmiah yang dilombakan. Presentasi ini, dibagi menjadu dua sesi. Sebagian kelompok pada siang hari dan yang lain pada sesi kedua setelah istirahat selesai sesi sebelumnya. Usai sudah acara pada hari itu.
Hari kedua, pagi hari panitia dari kampus yang terletak di Jalan Raya Panglegur mulai tampak sibuk, walaupun acara baru dimlai pada siang harinya. Nantinya, akan dilaksanakan di auditorium Unira. Hari ini dilaksanakan Sidang Pleno I - IV. Dengan agenda sidang pleno adalah pembahasan tata tertib sidang, pemilihan presidium sidang.. Sidang Pleno II membahas pembentukan komisi - komisi diikuti rapat komisi. Berlanjut ke Sidang Pleno III sidang dan pengesahan rekomendasi. Sampai ke Sidang Pleno IV menetapkan pemilihan tuan rumah tahun 2013. Ternyata, sidang tersebut selesai lebih awal. Walaupun ada perdebatan, namun akhirnya menghasilkan putusan yang disepakati. Sehingga, terpilih tuan rumah pelaksana untuk tahun 2013, yaitu Universitas Kanjuruhan Malang. Dan katena acara selesai lebih awal, untuk mempererat silaturahmi antar peserta dilanjutkan dengan sharing antar UKM.

Pada hari terakhir, peserta terlihat antusias mulai dari awal. Pasalnya, hari terakhir ini peserta akan mengikuti fieldtrip keliling madura, mengunjungi objek pariwisata menarik sambil mempelajarinya untuk observasi lingkungan. Antara tempat yang dituju, yakni Pantai Lombang Sumenep, puat kota Sumenep beserta keraton. Seharian penuh acara berlangsung, mulai keberangkatan dari penginapan jam sembilan pagi sampai kembali dari perjalanan jam lima sore. Sekembalinya di penginapan, peserta istirahat dan mempersiapkan diri untuk acara penutupan dan pengumuman pemenang lomba karya ilmiah yang dilsksanakan di Auditorium. Sampai acara ditutup resmi oleh perwakilan staff Unira. Peserta pun mulai check out meninggalkan penginapan. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar. Terima kasih penulis ucapkan kepada segenap panitia dan peserta yang telah hadir. Untuk tuan rumah pelaksana tahun 2013, Universitas Kanjuruhan Malang semoga bisa terlaksana juga dengan sukses. Sekaligus selamat bekerja untuk panitia di sana. Dengan harapan kedepannya, mahasiswa diharapkan tidak hanya menekuni ilmu di bidangnya saja, tetapi aktif di karya ilmiah dan penelitian. Mahasiswa mengembamgkan soft skill agar menjadi lulusan yang mandiri, penuh inisiatif, berkarya, bekerja secara cermat penuh tanggung jawab dam gigih. Pastinya, semua mahasiswa mampu untuk menjadi pembelajar yang sukses.

Perencanaan Keuangan Keluarga Desa



Tempat tinggal saya sekarang di Desa Wates, salah satu desa dalam Kecamatan Sumbergempol yang banyak dikenal karena ada tugu Pancasila di dekat Balai Desanya, ada gapura diapit dua patung gajah membawa pentungan pada jalan utama dari arah utara dan banyak terdapat Koperasi Simpan Pinjamnya. Dari pusat kota Tulungagung jaraknya lebih kurang 10 kilometer atau 20 menit berkendara motor/ mobil,  letaknya tidak terlalu jauh ke selatan dari pusat kota. Jadi, bisa dibilang desa yang tidak terlalu ndeso atau bahasa yang dipakai dosennya saya di STKIP PGRI Tulungagung yaitu suburban area. Karena sudah di luar pusat kota, suasananya tidak terlalu ramai, kecuali jalan utama pas jam pergi - pulang kerja. Masih banyak sawah, tapi hanya di bagian selatan saja, kalau yang di sekitar kanan - kiri rumah saya adanya tegalan yang ditanami tebu. Pertama kali saya kembali ke sini dari negeri jiran dua tahun yang lalu, tepatnya Oktober 2010. Jadi, tahun 2012 sekarang ini sudah dua tahun saya di sini. 

Walaupun tanpa terasa sudah sepuluh tahun saya meninggalkan desa wates ini, (2002 - 2012), ternyata banyak yang berubah. Rumah di pinggir jalan yang dulunya kosong sekarang makin banyak. Lebih bagus lagi rata - rata keadaan ekonomi masyarakatnya semakin baik, dari tahun ke tahun banyak modal yang masuk, namun dari luar negeri. Karena banyak warga sini yang menjadi juragan di luar negeri. Jadi, bukan hanya jadi TKI/ TKW saja, dan itupun bukan hanya di Malaysia. Sekarang sudah banyak yang sampai ke Asia Timur dan negeri padang pasir sana. Otomatis remitansi yang masuk ke desa ini banyak tiap tahunnya, dan kegiatan ekonominya rata - rata masih didominasi usaha kecil disamping pettanian rakyat. Jadi, seperti yang saya jelaskan tadi, karena itu untuk cash flow usaha masyarakat dalam berbisnis kecil - menengah tersedia banyak Koperasi Simpan Pinjam di desa ini. 

Berdiskusi tentang kegiatan ekonomi pedesaan semacam ini, saya rasanya hanya bisa untuk mengomentari beberapa hal untuk memberikan solusi. Pertama, setelah mengamati sampel di desa ini, ternyata ketergantungan modal dari remitansi warga di luar negeri tinggi sekali dan sudah mulai saatnya masyarakat pedesaan mulai memgurangi ketergantungan modal dari luar negeri tersebut. Kedua, perlunya perencanaan keuangan bagi tiap keluarga di desa yang terintegrasi dengan konsultasi dari pihak yang lebih kompeten seperti wakil dari pemerintah daerah, serta professional dari lembaga keuangan. Kedepannya, saya akan mencoba membuat skema perencanaan keuangan yang terintegrasi berbaris masyarakat desa ini, sekaligus mengajak pembaca dan memberikan informasi tentang hal yang saya jelaskan di atas. Karena saya yakin, potensi kemajuan hal tersebut besar sekali. Rakyat sejahtera, dimulai dari perencanaan keuangan keluarga.

Kamis, 09 September 2010

Kapan Anda Boleh Berhutang ?

Teringat saya tentang kisah seorang teman yang usianya masih muda, tapi raut wajahnya tidak menampakkan usianya yang sebenarnya. Tampak lesu, kurang bersemangat, dan lelah. Ternyata dia terjebak hutang dengan jumlah yang besar. Ditambah dengan beban bunga yang harus dibayar tiap bulan. Hampir seluruh gaji yang diterimanya tiap bulan habis untuk membayar hutang – hutangnya yang awalnya saya kira dia pergunakan untuk memulai bisnis baru, ternyata hutang – hutang tersebut hanya digunakan untuk sesuatu yang tidak penting sebenarnya.

Ternyata, manajemen keuangan dalan tingkat keluarga, bahkan pribadi pun sangat penting. Apalagi untuk yang bekerja hanya sebagai karyawan muda. Usia 20-an masih memiliki banyak hal yang memerlukan tabungan yang banyak, contohnya beli mobil, beli rumah, nikah, dan peralatan elektronika, dan lain – lain.

Seperti yang terdapat di dalam buku “Siapa Bilang Jadi Karyawan Nggak Bisa Kaya?” karya penulis best seller Safir Senduk terbitan Elex Media Komputindo. Tentang kapan kita harus, bisa, dan jangan berhutang. Di baawah ini kutipan dari buku tersebut tentang kapan hutang itu diperbolehkan.
Pertama, Ketika hutang itu akan digunakan untuk sesuatu yang produktif. Misalnya, untuk bisnis. Bisnis jelas produktif, biarpun hasilnya kadang tidak selalu bisa langsung dinikmati. Harapannya, hasil bisnis bisa lebih besar dibandingkan dengan bunga dan ciiclan yang Anda bayar.

Kedua, Ketika hutang itu akan dibelikan barang yang nilainya hamper pasti akan naik. Contohnya rumah dan emas. Rumah adalah tanah dan bangunan yang berdiri di atasnya. Nilai bangunan biasanya akan menurun dalan jangka waktu 10 – 15 tahun. Sebaliknya, nilai tanah justru akan naik dari tahun ke tahun. Bahkan, kenaikan harga tanah ini sering kali jauh lebih besar daripada penurunan nilai bangunan. Di sini, Anda boleh berhutang karena hamper bisa dipastikan presentase kenaikan nilai rumah Anda lebih besar daripada presentase suku bunga KPR.

Ketiga, Ketika Anda tidak punya cukup uang tunai untuk membeli barang – barang yang benar – benar Anda butuhkan, walaupun nilai barang itu menurun. Misalnya, barang elektronik. Contohnya laptop, nilainya cenderung menurun dari tahun ke tahun. Akan tetapi, barang ini penting dan pembeliannya sering kali tidak bisa ditunda karena untuk urusan kerja. Nah, kalau tidak punya uang tunai yang cukup untuk membelinya. Anda bisa memanfaatkan fasilitas hutang yang ada di sekitar Anda.
Buat Anda yang akan berhutang, pikirkan baik – baik dengan siapa Anda akan berhutang, apakah dia itu rentenir, perusahaaan, pegadaian, atau perorangan. Perhatikan prosedur pembayarannya. Serta, ambillah cicilan sesuai dengan kemampuan ekonomi Anda, dengan total cicilan jangan melebihi dari 30% penghasilan Anda perbulan. Jangan gara – gara cicilan Anda tidak bisa menikmati hasil kerja Anda selama ini.
Dan Buat Anda yang sudah berhutang, tinjau kembali kemampuan Anda untuk membayar hutang, sekaligus jalin hubungan baik dengan si pemberi hutang. Atau terapkan sistem gali lubang, tutup lubang. Sehingga, semua hutang Anda benar – benar lunas.

Minggu, 05 September 2010

Alasan Kenapa Saya Memakai OS Linux - Ubuntu

Linux itu ringan, tanpa virus dan yang paling penting opensource dan legal (gratis).
Di bawah ini iklan Linux Ubuntu buatan Indonesia.








Berikut ini adalah komitmen publik tim Ubuntu untuk para penggunanya:


  • Ubuntu akan selalu bebas dari biaya, maka dari itu tidak akan ada biaya tambahan untuk "edisi enterprise", kami akan membuat semua pekerjaan terbaik Ubuntu tersedia untuk semua orang dengan istilah Bebas yang sama.

  • Ubuntu juga menyediakan dukungan komersial dari ratusan perusahaan di seluruh dunia. Ubuntu dirilis secara tetap dan dapat Anda prediksikan; rilis Ubuntu terbaru tersedia setiap enam bulan. Setiap rilis akan didukung oleh Ubuntu dengan perbaikan pada keamanan dan perbaikan lainnya secara bebas selama sekurangnya 18 bulan.

  • Ubuntu akan menyertakan terjemahan dan prasarana aksesibilitas terbaik yang dimiliki oleh komunitas Perangkat Lunak Bebas, hal ini berguna untuk membuat Ubuntu dapat dipergunakan oleh banyak orang. Kami juga bekerja sama dengan seluruh komunitas Perangkat Lunak Bebas dalam hal perbaikan bug dan saling membagi kode.

  • Ubuntu berkomitmen secara penuh terhadap prinsip-prinsip dari pengembangan perangkat lunak bebas; untuk ini kami mendorong masyarakat untuk menggunakan perangkat lunak bebas dan open source, lalu memperbaikinya dan kemudian menyebarkannya kembali.

TKW Kawin Kontrak

Surat nikah yang tidak sah tidak diperdulikan. Di Malaysia, kasus Tenaga Kerja Wanita (TKW) Kawin kontrak dengan suami yang biasanya bukan berasal dari Indonesia maupun Malaysia sendiri. Sementara proses akad nikah dilaksanakan di masjid – masjid dengan imam atau penghulu dari Indonesia.

Tidak ada peraturan imigrasi yang melarang Tenaga Kerja Wanita (TKW) kawin kontrak selama bekerja di Malaysia. Yang menjadi larangan adalah Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang ketahuan hamil sewaktu bekerja di Malaysia, karena sudah menjadi perjanjian sebelumnya.

Mengenai mas kawin, sudah disepakati oleh kedua belah pihak sebelumnya, sesuai dengan kemampuan ekonomi calon suami. Karena calon suami juga bekerja secara kontrak di Malaysia. Kehidupan Tenaga Kerja Wanita (TKW) dengan suami di Malaysia, sama – sama bekerja di Malaysia. Biasanya juga awal dari kawin kontrak ini adalah berkenalan di tempat kerja yang sama. Dan, kawin kontrak berakhir jika salah satu dari suami atau istri pulang ke negara asal karena visa dan izin kerja di Malaysia sudah berakhir.

Artikel ini seperti yang pernah ditampilkan oleh “Harian Metro” dari Malaysia, “Berita Antara” dari Indonesia , dan “Tabloid Caraka KBRI Kuala Lumpur.” Tentang Tenaga Kerja Wanita (TKW).

Kawin kontrak merupakan salah satu solusi untuk menghindari perbuatan dosa dalam memenuhi kebutuhan seksual. Selain itu, juga menjadi tampat perlindungan dan menumpang kasih saying ketika bekerja di Malaysia, ditambah bagi Tenaga Kerja Wanita (TKW) mendapat penghasilan tambahan. Karena Tenaga Kerja Wanita (TKW) umumnya hanya bekerja di pabrik, dan restoran.

Menyelamatkan Korban Ujian Nasional

22 – 24 Januari 2010, seluruh siswa Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIK) kelas ujian selama 3 hari 2 malam meninggalkan lingkungan sekolah untuk tinggal sementara di Agrotek Resort, Hulu Langat. Mengikut jadwal padat yang disediakan panitia kegiatan yang dikoordinasi oleh Airbone Discovery Malaysia. Tujuan utama memotivasi siswa mempersiapkan diri untuk menghadapi Ujian Nasional. Penuh antusias semua siswa mengikuti acara – acara seperti Renungan Malam, Outdoor Activity, Mental Training, dsb. Meninggalkan kesan yang cukup mendalam serta meningkatkan semangat siswa waktu itu. Sehingga, sepulangnya sekitar seratus siswa yang mengikuti acara ini ke rumah masing – masing, serasa seratus persen siap untuk menghadapi Ujian Nasional nantinya.

15 – 19 Februari 2010, persiapan terkahir. Diisi dengan pembahasan soal, strategi menjawab soal, rangkuman soal – soal tahun sebelumnya. Dengan keadaan siswa yang semakin stress, panik, dan ketakutan.

22 – 26 Maret 2010, Ujian Nasional SMA di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIK) dilaksanakan. Penuh harap setiap siswa memasuki ruang ujian, dengan dua pengawas ujian sudah berdiri di depan mereka. Setelah mengisi daftar hadir, soal- soal tersebut satu persatu dikerjakan. Tampak beberapa orang siswa menangis ketika menjawab soal, membuat siswa laiinya menjadi semakin gugup dan ketakutan. Satu minggu lamanya suasana dialami oleh siswa – siswi tersebut. Sehingga Ujian Nasional berakhir.

26 April 2010, Pengumuman kelulusan siswa SMA di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIK). Di dalam Gedung Serbaguna sekolah, di depan kepala sekolah, guru – guru, dan staff lainnya, serta orang tua, satu persatu siswa dipanggil untuk membaca selembar kertas berisi hasil usaha mereka 3 tahun di SMA. Yang lulus segera menyalami gurunya, sujud sukur, dan menghubungi orang tuanya di rumah, sementara yang belum lulus terpaksa harus menerima kenyataan dengan sebagian dari mereka menangis, bahkan pingsan di Gedung Serbaguna tersebut.

10 – 14 Mei 2010, Pelaksanaan Ujian Nasional Ulang. Pasrah, tampak lelah setiap wajah – wajah itu memasuki kembali ruang ujian. Bagaikan menunggu nasib, melamun dan menjawab soal secara tidak teliti. Meninggalkan ruang ujian dengan langkah yang berat dan kecewa.

7 Juni 2010, Pengumuman kelulusan Ujian Nasional Ulang. Melalui telepon, setiap orang tua siswa diberitahukan nilai hasil ujian putra – putrinya.

“Peserta Ujian Nasional dinyatakan lulus jika memenuhi standar kelulusan sebagai berikut : memiliki nilai rata – rata minimal 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya."

Jika nilai Ujian Nasional pertama masih belum memenuhi kriteria kelulusan, peserta harus mengikuti Ujian Nasional Ulang khusus mata pelajaran yang belum memenuhi kriteria kelulusan tersebut . Peserta Ujian Nasional Ulang dapat mengikuti seluruh atau sebagian mata pelajaran dengan nilai di bawah 5,50 yang dipilih. Nilai akhir penentuan kelulusan adalah nilai tertinggi dari kedua Ujian Nasional tersebut.”

19 Juni 2010, Acara Tutup tahun, pengambilan rapor, dan perpisahan siswa kelas ujian. Menyaksikan dari 54 siswa SMA, 25 harus mengikut Ujian Nasional Ulang, dan 8 siswa dengan nilai belum sesuai dengan standar kelulusan.

3 Juli 2010, Pengambilan Ijazah di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIK). Disaksikan oleh Wakil Kepala Sekolah Kurikulum. Masing – masing mengucapkan selamt tinggal dan selamat berusaha untuk mendapatkan apa yang diinginkan, lebih sukses dan berprestasi.

31 Juli 2010, Hari Ulang Tahun Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIK). Selamat tinggal dan terima kasih buat terakhir kalinya.

Semoga Ujian Nasional yang akan datang akan menghasilkan kadar kelulusan yang lebih baik dari tahun ini. Dan, semoga adik – adik kelas yang akan menghadapi Ujian Nasional akan lebih siap, dan akhirnya lulus dengan nilai – nilai yang baik dan mampu bersaing dengan lulusan dari sekolah lain.